Sensualitas Bidadari Purwacitti


Lukisan Pak SutadiArt(Adalagi) wanita yang wajah dan tubuhnya bagaikan cahaya emas murni, pandangan matanya setajam petir, terlihat bagaikan orang yang paling pintar (angkuh), seolah belum pernah mendapatkan kesusahan hidup. ‘Orang ini tidak pernah hidup susah’ begitulah pikiran dari orang yang melihatnya. Memunculkan keraguan bagi orang yang mengharapkan cintanya, lalu timbulah rasa benci, sayangnya malam hari tak kuasa menahan rindu, lalu memohon agar cahaya bulan mau menjadi perantara hasrat asmara yang terpendam. Bidadari Purwacitti ini bagaikan adik Dewi Bulan, bagaikan saudara daru Dewa Asmara dalam memunculkan kecantikan yang memabukkan. Selesai mandi memakai kain putih, tertutupi pleh rambutnya yang lebat ketika terurai. Dengan mengatupkan gigi tiga kali lalu menggigit daun sirih, gusinya sungguh merah merekah, mempergunakan parfum yang diracik dari tujuh macam bunga, lalu dipercikkan di kainnya.
Bidadari Purwacitti adalah wanita cantik yang dinyatakan memiliki muka dan tubuh bagaikan emas murni yang baru saja habis dihaluskan, kulitnya bagaikan emas yang sedang pijar dipanaskan. Bidadari Purwacitti memiliki pandangan mata setajam petir, ekspresi muka Purwacitti bagaikan wajah-wajah kaum ningrat yang tidak kenal kesusahan hidup, terlihat angkuh dengan kepercayaan diri yang tinggi. Bidadari Purwacitti adalah figur wanita angkuh, figur wanita yang dibenci tapi sebaiknya ia juga adalah figur wanita yang paling diidam-idamkan oleh pria. Kecantikan Purwacitti yang agung diilustrasikan sebagai layaknya adik sang Dewi Bulan, bahkan berkat kecantikannya Purwacitti dinyatakan masih ‘bersaudara’ dengan sang Dewi Asmara. Tubuh Purwacitti yang masih agak basah sehabis mandi hanya dibalut selembar kain putih, payudara Purwacitti yang ranum menggoda dan vagina Purwacitti yang merekah secara samar-samar tertutupi oleh rambutnya yang panjang menjuntai, keharuman tubuhnya dengan parfum-parfum utama semerbak membangkitkan hasrat kelelakian. Bibir Purwacitti yang merah merekah layaknya habis makan sirih bergetar akibat birahi pada Sang Arjuna.
“Cara Bidadari Purwacitti ini sangat baik dilakukan saat anda baru saja habis mandi dan keramas. Pakailah pakaian yang tipis dan longgar” (daster yang tidak diikatkan). Biarkan rambut yang setengah kering menutupi payudara. Disini tentu anda tidak mempergunakan pakaian dalam, biarkan diri anda hanya dibalut daster atau handuk, atau hanya kain tipis. Perlihatkanlah gerak-gerik ningrat yang terkesan agung. Rangsangan-ransangan yang anda lakukan pada suami haruslah dengan keagungan yang terpola, demikian juga ketika suami memanasi ‘tungku’ seks anda, responlah dengan cara yang anggun. Jangan mengeluarkan lenguhan, rintihan, desisan dll secara berlebih-lebihan. Ladeni seks suami dengan cara yang agung dan berwibawa. Teks menekankan anda haruslah tetap anggun dan agung dalam permainan seks ala Bidadari Purwacitti ini.
Sex Ala Bali II WADHU TATTWA olih IB Putra Manik Aryana, SS, M.Si
Sekelumit Catatan Tentang Hakikat Wanita Dalam Wadhu Tattwa

7 responses to “Sensualitas Bidadari Purwacitti

  1. nice share gan,.,. makasih kunjungnya

    Like

  2. Semangatnya semakin menggebu tuk’ bersua…heeeee..

    Like

  3. ikutan berkunjung ke blog teman

    Like

  4. lagi jalan-jalan gan.. sekalian mampir.. blognya bagus n keren..

    Like

  5. lukisannya bagus klo mau beli kemana ya???

    Liked by 1 person

G U E S T B O O K H E R E !!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s