MUNTAH ITU BAIK


Panas dalam memang menjadi gejala demam yang paling awal. Panas dalam terjadi karena ketidakseimbangan enzim pencerna dalam tubuh. Dalam kajian Ayurveda, itu terjadi karena ketidakseimbangan unsur pitta (api), kapha (air), dan vata (udara) dalam tubuh.

Ketidakseimbangan tersebut terjadi karena berbagai sebab, di antaranya adalah makanan yang tidak seimbang. Biasanya, panas dalam terjadi jika kita terlalu banyak mengonsumsi lemak. Asam tripase memerlukan panas tubuh untuk memecah lemak menjadi gliserol. Ketika tubuh kelebihan lemak (khususnya di lambung dan usus halus), maka panas tubuh yang diperlukan akan semakin bertambah. Selanjutnya, terjadilah panas dalam.

AyurWeda

Sebab kedua adalah kurangnya air. Lambung dan usus memerlukan air sebagai katalis dalam pencernaan. Kekurangan air akan meningkatkan suhu dalam lambung sehingga panas dalam tidak bisa dihindarkan. Sebab yang lain adalah karena makanan yang kita konsumsi terlalu padat dan kekurangan serat. Meskipun serat tidak dapat dicerna oleh tubuh karena ketiadaan enzim selulase, serat berfungsi mengaktifkan otot-otot alat cerna sehingga makanan melewatinya dengan lancar. Ketika makanan yang terlalu padat masuk ke dalam lambung, zat yang disebut gastric juice akan tersekresi lebih banyak. Gastric juice ini adalah zat kental yang berfungsi sebagai “pelumas” pada saat pencernaan. Jika gastric juice terlalu banyak, perut akan bermasalah.
Ciri-ciri awal panas dalam adalah air ludah yang mengental. Dalam Ayurveda dijelaskan bahwa unsur pitta, kapha, dan vata harus seimbang. Ketika pencernaan bermasalah, unsur pitta (api) menjadi tidak seimbang sehingga harus diseimbangkan dengan air. Air liur mengental dan serasa menyangkut di kerongkongan ketika ditelan berarti unsur air dalam tubuh kurang.
Ciri berikutnya adalah sakit ketika menelan. Jika ciri pertama dibiarkan, gejala ini akan tampak. Ketidakseimbangan ketiga unsur menjadi besar, sehingga jika ini terus dibiarkan, Anda akan terjangkit demam atau sakit panas. Mata berkunang-kunang, perut serasa sesak, pusing, dan suhu tubuh meningkat tajam. Jika ini terjadi, makanan yang dicerna dalam tubuh tidak tercerna dengan baik karena perut bermasalah.
Biasanya, orang akan pergi ke dokter jika panas tubuhnya meningkat. Dokter akan memberikan obat kimia yang tidak selamanya bagus buat tubuh. Orang suci menyatakan bahwa perut adalah pusat kesehatan; dengan kata lain, jika perut bermasalah, maka seseorang akan sakit, sebaliknya jika perut dijaga kebersihan dan kinerjanya, orang tersebut akan sehat. Bhagavan Sri Satya Sai Baba menyatakan bahwa perut merupakan posisi kunci dan segala penyakit bermula dari dalam perut.
Untuk mengatasi masalah lebih lanjut dengan panas dalam, Ayurveda menawarkan solusi mudah dan murah yang disebut MUNTAH. Dalam Ayurveda, muntah menjadi satu alternatif mencuci perut yang bermasalah.  Ketika ciri pertama panas dalam terjadi, Anda harus cepat-cepat memutuskan untuk mengeluarkan seluruh isi perut. Jangan pedulikan makan malam atau dessert Anda yang mewah. Ketika air liur Anda mengental dan kerongkongan Anda sakit ketika menelan, itu berarti perut memberikan sinyal bahwa ia tidak sehat. Sebelum hal ini berlanjut, Anda dapat meminum satu botol air, lalu bernapas dalam-dalam sebanyak tiga kali, dan pergilah ke kamar mandi untuk muntah.
Cara muntah yang baik adalah sebagai berikut: cuci tangan Anda dengan sabun hingga bersih. Kemudian, condongkan tubuh Anda ke depan. Gunakan jari tengah kanan Anda untuk menyentuh bagian belakang rongga mulut sehingga Anda terangsang untuk muntah. Jangan gunakan telunjuk karena menurut sudut pandang Sastra, jari telunjuk adalah jari yang melambangkan ego. Pastikan seluruh makanan Anda dikeluarkan ketika muntah. Proses pengeluaran ini memerlukan beberapa kali ronde muntah sehingga Anda harus meminum beberapa teguk air lagi sebelum ke ronde berikutnya. Setelah perut Anda kosong, minumlah air hangat hingga perut Anda cukup penuh. Selanjutnya, Anda hanya tinggal menunggu air tersebut dikeluarkan berupa urin. Anda dapat mengisi perut Anda dengan buah-buahan berair (disarankan apel) untuk menetralkannya.
Dengan muntah, perut Anda dicuci lalu dinetralkan. Muntah dapat menurunkan kadar pitta dalam perut sehingga sangat efektif menanggulangi panas dalam. Oleh sebeb itu, orang yang sakit panas dianjurkan untuk muntah. Anda sebaiknya melakukan hal ini ketika ciri-ciri pertama mulai terasa agar lebih mudah menanggulanginya.
Namun, tidak semua penyakit panas dapat ditanggulangi dengan muntah. Jika beberapa waktu setelah muntah suhu tubuh Anda semakin meningkat, segeralah ke dokter karena bisa jadi itu adalah gejala penyakit lain.
Muntah ini juga merupakan solusi bagi Anda yang hobi makan tak keruan. Namun catatan saya, jangan memanjakan perut dengan muntah, sebab terlalu sering muntah dapat mengganggu sistem lain dalam tubuh.

Oleh I.B. Arya Lawa Manuaba

Mandalakawi Virtual Ashram, santikatmaka ring asing kawya

Kunjungi Pula :
RARE ANGON ngiring ngajegang bali melarapan antuk mebasa bali sane becik, seneng ring tembang bali tur sekancan sastra lan budaya bali sane sampun kaloktah ring jagate mangda sumingkin jangkep tur paripurna
Warung Bali Bali, Bali, Bali, … All Products Bali, “Ngiring Ajegang Bali” by buying products ORIGINAL BALI
PHOTOPOCKET kumpulan photo-photo pocket “pockoke ketok “

Eben3dimpression Design Architects created the need visualization to be easily understood by common people, it is often described as 3-dimensional perspective.
Eben 3d Maker WebsiteHelp You See Beyond Reality

 


G U E S T B O O K H E R E !!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s