Jangan Mengganti Nama Tuhan


SAD GURU berkata,” Jangan mengganti nama Tuhan yang telah kaucintai, kau hormati dan kau pilih untuk diingat serta diulang-ulang. Satu nama Tuhan harus kau pilih dan kau gunakan seterusnya untuk japa dan meditasi.”

Bila sadhaka selalu mengganti-ganti nama dan wujud Tuhan yang dipilihnya disebut bakti yang tidak murni.

Mengubah-ubah nama dan wujud Tuhan adalah sangat tidak baik dan berbahaya. Kesetiaan pada nama dan wujud Tuhan yang telah kaupilih adalah sumpah yang paling mulia, tapa yang medalam.

Bila suatu wujud dipuja sebagai simbol Tuhan, wujud itu sungguh-sungguh menjadi simbol yang universal. Semua wujud-wujud yang dipuja sebagai lambang Tuhan, semuanya sama-sama sah dan benar.

Sesungguhnya mereka yang tenggelam dalam perenungan yang tiada hentinya pada Tuhan, tidak perlu melakukan pekerjaan lain. Pengaruh doa mereka saja dapat mensucikan semua hal.

Pengucapan nama Tuhan dapat dibedakan dalam tiga jenis yaitu ;

Manasika Japa atau japa mental, Upamusu japa atau japa dengan berbisik dan Vaikhari japa atau japa yang diucapkan dengan keras. Pengucapan japa mental atau Manasika japa lebih mempunyai kekuatan yang luar biasa daripada japa yang dilakukan dengan suara keras.

Buku Meditasi Matahari Terbit hal. 99 olih Gede Arsa Dana

diposting oleh Rare Angon Nak Bali Belog

G U E S T B O O K H E R E !!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s