Ngaturangayah Nyanggra Pujawali


Pujawali XXXVIII Pura Dharma SidhiIda Sang Hyang Widhi Wasa dan para devata bersthana di kahyangan atau svarga-loka, diiringi oleh para Siddha, Vidyadhara-Vidyadhari. Demikian masing-masing devata diyakini memiliki Vahana dan sthana-Nya yang abadi adalah kahyangan atau sorga yang tempatnya jauh di angkasa, “Vyomantara”, yang oleh masyarakat Bali disebut “Luhuring Akasa”. Pada waktu upacara piodalan, Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan para devata dimohonkan hadir turun ke dunia untuk bersthana di sthana yang telah disediakan untuk-Nya yang disebut pura. Pura Dharma Sidhi yang menurut prasasti yang tertulis sebagai berikut , “ Om Awighnam Astu Namo Sidham, Pada hari ini Budha Kliwon Ugu Sasih Sada, tanggal 26 Mei 1993 tahun caka 1915, Karya Agung Ngenteg Linggih dan Pemelaspasan PURA DHARMA SIDHI Kecamatan Ciledug Kodya Tangerang,… “

Tingkatan upacara dalam piodalan yang sering dilaksanakan adalah tingkatan Nista, Madya dan Utama. Dalam tingkatan Nista terdapat 3 bagian lagi yang salah satunya adalah Kanistamaning Kanistama yaitu tingkatan upacara yang terkecil dalam konsep paling sederhana. Tingkatan ini lebih mengedepankan kesederhanaan dan dibenarkan dalam Sastra Agama Hindu atau Lontar yaitu: Empu Lutuk, Wraspati Kalpa, Kusuma Dewa, Purana Bali dan Dewa Tatwa. Pelaksanaan piodalan dalam tingkatan Kanistamaning Kanistama ini sudah banyak diterapkan pada piodalan di pura sekitar Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, walaupun demikian tetap pada inti dari piodalan itu adalah umat Hindu dapat meningkatkan Sradha dan Baktinya kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai perwujudan pengamalan Dharma dan Agama serta untuk meningkatkan keharmonisan hubungan sosial masyarakat melalui nilai-nilai keagamaan. Meningkatkan pemahaman umat dalam melaksanakan piodalan dengan tingkatan Kanistamaning Kanistama sehingga semakin dipahami dan dimengerti oleh umat Hindu dan generasi muda penerus Agama Hindu bahwa upacara piodalan tetap sah, benar dan khusuk walaupun dengan sederhana serta biaya yang kecil. Rare-Angon Nak Bali Belog Ngaturangayah dados Panitia …. bagian ngisiang pis …🙂

2 responses to “Ngaturangayah Nyanggra Pujawali

  1. becik sajan nike Bli, dumogi swica Hyang Widhi ngicenin kerahayuan..

    Like

  2. Suksma Bli Gede Nurhadi sampun simpang ring Nak Bali Belog, tiang jantos sapengrawuh Bli malih …. sampun sayaga Kopi Manis lan Jaja Uli🙂

    Like

G U E S T B O O K H E R E !!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s