Semangat dan Niat, Itulah Pesan Leluhur Kita


Untuk sampai di Pura Penataran Agung Besakih, kenapa harus dilalui dengan menaiki anak tangga yang cukup tinggi ? Jawabannya agar umat Hindu memiliki semangat dan niat yang kuat untuk dapat bersembahyang dihadapan Pelinggih Padma Tiga, linggih Ida Hyang Tri Tunggal. Dengan semangat, niat dan ketulusan hati dari umatlah, maka rangkaian anak tangga yang tinggi satu persatu dapat dilalui, umat yang memiliki semangat dan niat untuk bersembahyanng bisa lebih sabar dan iklas dalam menghaturkan bakthinya di Utama Mandala Pura Besakih ini. Itulah pesan Leluhur kita, agar umat Hindu lebih mengutamakan semangat dan niat untuk beryadnya, untuk bersembahyang di hadapan-Nya.

Seperti yang disampaikan seorang Pandita yang melaksanakan Dharmawacana pada sebuah pura yang terletak di atas bukit setelah beliau melewati puluhan anak tangga untuk sampai di Utama Mandala pura, “leluhur mengajarkan kepada kita untuk tetap menjaga kebugaran fisik, menjaga semangat dan niat suci dalam setiap kegiatan persembahyangan”

Jasa Render 3d 0812 9489 4000

Jasa Render 3d 0812 9489 4000

Kenapa Pura Tanah Lot dibangun  di seberang pantai, bukankah lebih mudah dibangun di pesisir pantai saja ? Jawabannya adalah untuk menguji seberapa besar semangat dan niat umat untuk bersembahyang. Kembali pada semangat dan niat umat yang tangkil kehadapan Beliau. Umat dengan semangat dan niat yang tulus ikhlas pasti bisa melewati deburan ombak diatas batu karang yang tajam, belum pernah mendengar umat yang berniat sembahyang terseret ombak, itu karena Ida Hyang Widhi telah mengetahui semangat dan niat dari masing-masing umat yang tangkil kehadapan-Nya.

Demikian pula Pura  Lempuyang Luhur maupun Pura Lempuyang Madya yang berada di atas perbukitan, Pura Dalem Ped yang berada di seberang pulau atau Pura Luhur Uluwatu yang berada diatas tebing yang terjal atau Pura Bukit Penulisan di bukit Kintamani ataupun Pura Sakenan di Pulau Serangan.

Dapat dipastikan Pura Hindu yang telah berdiri di perbukitan atau gunung pada awalnya tidak ada jalan yang lebar untuk kendaraan, walaupun pada jaman itu sudah ada pedati, atau kendaraan penarik kuda lainnya. Kenapa ? Pesan yang disampaikan oleh leluhur kita sangatlah mulia dan dengan pemikiran yang sangat logic. Umat Hindu akan harus berjalan kaki agar tetap sehat, menaiki anak tangga satu persatu, agar tetap sehat secara fisik, sehat secara mental dengan tetap menjaga semangat dan niatnya untuk sampai di hadapan Pelinggih akan semakin besar, demikian pula agar semangat dan niat untuk sembahyang lebih tulus ikhlas. Setelah sembahyang, umat akan diberikan oleh-Nya udara yang sejuk kaya Oksigen diatas pegunungan yang indah dan sedap dipandang mata.

Kenapa Pura Sakenan di pulau Serangan, karena umat yang akan ngaturang bakti agar memiliki semangat dan niat yang besar untuk sampai diseberang walaupun harus menyebrangi air laut yang pasang atau naik perahu kayu.

Nanum saat ini. Segalanya berubah, mudah dan cepat, praktis dan ekonomis, tidak usah pake semangat dan niat, tidak ada ketulusan dalam menghadap Beliau. Orang Bali ke Pulau Serangan, tidak usah pake niat lagi kebetulan lewat by pass Ngurah Rai … ach nangkil ke Pura Sakenan, tidak ada niat sama sekali.

Semoga pembangunan di Bali tidak menyebabkan merosotnya mental orang Bali, siapa tahu tangga Besakih digantikan oleh eskalator atau dibangun kereta gantung dari Pura Dalem Puri hingga di Pura Gelap, atau dibangunnya jembatan penyebrangan di Pura Tanah Lot. Ini kekhawatiran tanpa alasan, karena Reklamasi saja sudah dapat dilaksanakan di Pulau Serangan, jembatan tol di atas lautpun dapat diwujudkan, tentunya dengan mudah Orang Bali akan mendatangkan investor untuk membangun “kemudahan dan kenyamanan” ini.
Oh Baliku.Inilah opini Rare Angon Nak Bali Belog sebagai rasa prihatin pada pembangunan di Bali.

2 responses to “Semangat dan Niat, Itulah Pesan Leluhur Kita

  1. I wish you a good month of August, happy beginning, and a day full of joy :)))

    Like

G U E S T B O O K H E R E !!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s