Menjaga Bali Sebagai Pulau Dewata


BALE KULKUL PURA PRAJAPATI PURNA PRALINA

Bale Kulkul Bali

Pulau Bali tidak mungkin dapat dipertahankan sebagai Pulau Dewata apabila penghuninya sebagaian terbesar sudah memiliki kecendrungan Keraksasaan (Asuri Sampad). Pulau Bali akan dapat dipertahankan sebagai Pulau Dewata apabila perilaku penghuninya lebih banyak berdasarkan kecendrungan Kedewataan (Daiwa Sampad).

Julukan Pulau Dewata diberikan karena jaman dahulu leluhur orang Bali Hindu telah berhasil menampilkan perilaku Dewata. Perilaku itu didapat dari mengamalkan ajaran Hindu dengan benar dan baik. Pulau Bali ini dihuni oleh masyarakat yang sebagian besar memeluk Agama Hindu. Agama Hindu yang dipeluknya itu telah mampu menjadi landasan filosofis menata kehidupan Bali dalam segala totalitasnya pada masa lampau. Para pemimpin manusia Bali di masa lampau itu benar-benar mampu bersikap terbuka namun selektif. sinergis inovatif dan dedikatif sehingga mampu menerima masukan dari segala penjuru dunia.

Masukan yang datang dari segala penjuru dunia berhasil dipilah-pilah dan dipilih-pilih terus disinergikan dengan apa yang telah dimiliki. Proses inilah yang mampu menghasilkan budaya Bali yang bernafaskan Agama Hindu. Hasil budaya Hindu itu diabdikan untuk memuliakan hidup dan kehidupan ini. Sikap hidup manusia Bali di jaman lampau itulah yang berhasil membangun Bali yang Adi Luhung .

Kesuksesan generasi terdahulu menyerap unsur-unsur baik dari luar Bali telah terjadi pada jaman pemerintahan Udayana demikian juga saat Mpu Kuturan mendampingi Raja membina Bali. Proses pengkayaan nilai budaya ini menyebabkan Bali memiliki keanekaragaman Budaya yang menyebabkan berkembangnya Budaya Bali yang memiliki daya tarik dunia. Daya tarik Budaya Bali inilah Bali pada jaman kemerdekaan terutama pada jaman pembangunan menjadi daerah kunjungan wisata yang sangat menjanjikan terutama dari sudut ekonomi.

Keuntungan ekonomi tersebut telah membuat Bali memberikan keuntungan pada investor, masyarakat dan negara. Namun dalam pembagian keuntungan terjadi ketidakadilan yang sangat menyolok. Tidak jarang kita menyaksikan jalanan yang rusak, masyarakat pedesaan dengan ekonomi rendah harus bekerja keras, sementara di ujung desa terdapat hotel berbintang. Tidak jarang kita melihat pemuda-pemuda bekerja jauh dari desanya, sementara di desa tersebut ada hotel berbintang dengan layanan 24 jam. Atau sekelompok warga yang harus bertransmigrasi meninggalkan Pulau Dewata karena tanah pertanian garapannya sudah disulap menjadi hotel berkelas dunia.

Menjaga Bali Sebagai Pulau Dewata. Masyarakat Bali dari lapisan pemegang kekuasaan, pemerintahan daerah, kabupaten, kecamatan hingga pedesaan serta segenap masyarakat hendaknya kembali napak tilas pada nilai-nilai luhur yang diwarisi oleh leluhur manusia Bali pada jaman lampau. Manusia Bali masa kini hendaknya mampu mempertahankan warisan yang luhur dan meninggalkan warisan yang tidak baik dengan cara baik-baik.

Setiap jaman ada hal yang ditonjolkan dan diutamakan, Pembangunan fisik (monumental) tidak dapat terus terjadi, sementara pembangunan ekonomi kerakyatan terabaikan. Pemerataan kesempatan dalam menikmati keuntungan ekonomi akan meningkatkan taraf hidup manusia Bali secara nyata. Sifat yang menuntun manusia ke arah kebaikan, kerukunan, kemakmuran, kesejahteraan, kedamaian, kesucian, kecintaan pada alam adalah sifat kedewataan.

Pulau Bali akan dapat dipertahankan sebagai Pulau Dewata apabila perilaku penghuninya lebih banyak berdasarkan kecendrungan Kedewataan (Daiwa Sampad).

(RANBB)

4 responses to “Menjaga Bali Sebagai Pulau Dewata

  1. Pulau Bali adalah pulau yang indah bahkan lebih terkenal dari negaranya Indonesia di mata dunia, dulu waktu kecil saya pernah ke Bali dan sekarang saya pengen kesana lagi hehe…

    Like

    • Bali tidak akan kemana-mana dan selalu setia menanti kedatangan anda … ayo berlibur ke Bali.. tidak hanya di seputaran Kuta yg bagus … hingga ke Bali Utara atau Bali Timur juga sangat indah .. thanks

      Like

  2. Mantap gan (y)
    Pengen ke bali lagi jadinyaūüė•‚̧

    Like

G U E S T B O O K H E R E !!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s