Adat Bali Dikenal Sebatas Pakaian


Bila mau memasuki pura diwajibkan berpakaian adat, prewed dengan pakaian adat, atau pernikahan anak-anak muda dewasa ini sangat “mewah” dengan pakaian Adat Bali yang lengkap dengan keris. Demikianlah adat yang dikenal hanya sebatas pakaian. Sudahkah anak-anak muda Bali, tamu wisatawan mengetahui dengan jelas apa itu Adat Bali ? Di Bali ada beberapa hal yang berhubungan dengan Adat, seperti  Desa Adat, Hukum Adat, Lembaga Adat dan Tanah Adat

Adat Bali adalah adat yang bersumber kepada ajaran-ajaran Agama Hindu. Ini berarti bahwa keseluruhan dari Adat Bali, baik itu yang berhubungan dengan aspek budaya, maupun aspek hukumnya harus bertitik tolak dari segi ajaran Agama Hindu dan nilai-nilai budaya yang terdapat di kalangan masyarakat Adat Hindu itu sendiri yaitu dalam mereka menghubungkan diri dengan Hyang Widhi Wasa, dengan alam sekitarnya dan dengan sesamanya, yang dikenal dengan istilah Tri Hita Karana.

Tri Hita Karana mengajarkan bahwa adanya hubungan yang harmonis antara manusia dengan Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) antara manusia dengan wilayah tempat pemukiman dan alam sekitarnya, serta antara manusia dengan sesamanya, akan memungkinkan mereka untuk menikmati kesejahteraan dan kebahagiaan yang disebut Moksha dan Jagatdhita.

Adapun cara untuk melaksanakan hubungan-hubungan  tersebut dilukiskan dalam tiga kerangka ajaran Agama Hindu yaitu yang berkaitan dengan pengamalan Tattwa, Sila Sesana dan Upakara Yajna. Dalam bidang Tattwa misalnya Panca Sradha, Catur Purusartha, Tri Kaya Parisudha, Siwa Sesana, Widhi Tattwa, Purana Dewa, Purwa Gama, Yama Purana Tattwa dan sebagainya. Dalam bidang Sila Sesana, antara lain memahami makna yang terkandung dalam ajaran Catur Guru Bhakti, Sila Kramaning Aguron-guron, Wreti Sesana, Yama Brata, Yama Niama Brata, Sad Guna, Sad Atatayi, Sadripu, Catur Periksa dan lain-lain. Sedang dalam bidang Upakara Yajna melaksanakan Panca Yajna yang terdiri dari Dewa Yajna, Manusa Yajna, Pitra Yajna, Resi Yajna dan Butha Yajna baik dalam arti yang sempit maupun luas.

Secara umum Adat Bali diarahkan untuk membimbing warga adatnya melaksanakan Dharma agama yaitu mengamalkan ajaran Agama Hindu seutuhnya dan mengamalkan Dharma Negara atau menjalankan kewajiban-kewajiban yang dibebankan kepadanya sebagai warga bangsa dan warga negara di bawah bimbingan pemerintah.

Adat Bali bukan sebatas pakaian atau penampilan luar saja, namun sangat penting dan utama adalah pada pemahaman ajaran agama Hindu diatas. Semoga masyarakat Bali dalam memperkenalkan Adat Bali tidak sebatas pakaian, tarian, sejarah, tempat suci, pura, namun juga inti dari Adat Bali yang sebenarnya, yang bersumber dari ajaran agama Hindu. Sehingga tidak ada lagi dualisme sebagian masyarakat kita, dimana objek wisata, budaya,  dan  alam Bali di sanjung (lebih tepat dieksploitasi ) habis-habisan tetapi ajaran agama Hindu yang suci dilecehkan dan dihinakan.

(RANBB)

 

G U E S T B O O K H E R E !!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s