Jangan Kau Habiskan Waktumu Memikirkan Agamaku


Jangan Kau Habiskan Waktumu Memikirkan Agamaku. Setiap insan yang lahir ke dunia tanpa agama, tanpa identitas. Seorang bayi yang dibuang oleh ibunya tidak tahu agama apa yang akan dianutnya. Akhirnya sang bayi terbuang besar dan menganut agama sang pemurah dan baik hati itu. Tak terpikir sedikitpun oleh sang pembuang, agama apa yang akan dianut oleh sang bayi yang ia lahirkan, demikian pula tidak terpikirkan oleh sang bayi agama apa yang akan dianutnya nanti. Agama yang menuntun pada kebenaran sejati. Baca Sumber dan Hakekat Kebenaran

Perjalanan Hidup Ini

Perjalanan Hidup Ini

Bayi yang terbuang dengan bayi yang memiliki ibu dan ayah tidak menganut agama saat ia dilahirkan, sang pemeliharalah yang menuntun ia untuk besar dan dewasa dengan ajaran-ajaran agama sang induk. Agamaku dan agamamu adalah sama-sama agama. Agamaku dan agamamu telah teruji ratusan bahkan ribuan tahun oleh umatnya. Agamaku dan agamamu hanya sebuah keyakinan hati manusia yang paling dalam akan kebesaran sang Pencipta. Agamaku dan agamamu merupakan tuntunan maha suci untuk umat manusia dalam mengarungi duniawi hanya sebatas usia hidupnya. Bayi yang terlahir hanya dengan Jiwa yang suci, yang akan memperbaiki Jiwanya kembali. Baca Kapan Jiwa Masuk ke Badan Bayi ?

Jangan kau habiskan waktumu untuk memikirkan agamaku. Waktu yang singkat ini tak cukup untuk memikirkan agama yang berusia ratusan bahkan ribuan tahun itu. Jangan kau habiskan waktumu untuk memikirkan agamaku. Agamaku dan agamamu adalah anugerah Tuhan Sang Maha Tahu. Baca Sejarah Kelahiran Agama Besar Dunia.

Seperti seorang yang menyeberang sungai, penuh kehati-hatian. Sungai yang dangkal dan aliran jeram deras, orang akan berhati-hati, lebih banyak pertimbangan, karena harus memilih mana yang aman, mana bagian yang tiba-tiba dalam, berbatu, yang bisa berakibat fatal. Tidak demikian halnya saat menyeberangi sungai yang dalam dan tenang. Manusia sudah sangat yakin akan bahaya yang ada pada sungai yang dalam, selain bahaya tenggelam, juga dikhawatirkan akan ada bahaya lain yaitu buaya yang ganas. Baca Agama dan Keyakinan.

Demikian pula pada orang yang beragama tetapi memiliki keyakinan sangat dangkal, terlalu banyak pemikiran ini dan itu, terlalu banyak ide-ide, yang tidak terpusat pada keyakinannya sendiri, agamanya sendiri. Lebih banyak membandingkan agamaku dan agamamu, yang merupakan keragu-raguan hati atas keyakinan itu. Jangan kau habiskan waktumu untuk memikirkan agamaku, waktu untuk mempersiapkan diri sangat singkat, tingkatkan spiritualmu melalui agamamu yang kau yakini, tingkatkan keyakinanmu akan tujuan hidup melalui agamamu sendiri. Agamamu dan agamaku menuntun manusia mencapai surga. Baca Mengapa Kita Perlu Sorga ?

Jangan kau habiskan waktumu untuk memikirkan agamaku. Fokuskanlah dirimu pada keyakinanmu, pada jalanmu, pada prinsip hidupmu, yang akan membawa kedamaian dalam dunia. Hidup ini singkat, waktumu juga singkat sobat….. (RANBB)

 

G U E S T B O O K H E R E !!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s