Mengganti Dengan Alasan Memperbaiki


Mengganti Dengan Alasan Memperbaiki. Apa saja yang  bisa kita lihat  dari kalimat Mengganti dengan Alasan Memperbaiki ? Sangat banyak. Apakah karena ketidakmampuan untuk memperbaiki sehingga harus ditempuh jalan menggantikan ? Tidak dapat dipungkiri sifat-sifat berjuang rakyat Indonesia sangat besar, heroik dan patriotisme nya sangat tinggi. Keinginan untuk mengganti sangatlah besar, sangat berapi-api. Apakah menjadi baik setelah digantikan ?

Tidak ubahnya seperti bengkel yang kurang paham dengan mekanik, mesin, sehingga kita selalu ditawarkan dengan kalimat. “Pak ini sudah rusak, diganti aja ya …” Tidak demikian hal nya dengan bengkel profesional yang akan meneliti dengan seksama untuk memperbaikinya, sabar dan penuh tanggungjawab.

Dalam dunia pariwisata di Bali. Teluk Benoa yang sudah ada sejak bumi ini dilahirkan akan diganti dengan pulau buatan (reklamasi) dengan alasan memperbaiki. Apanya yang diperbaiki ? Nyata-nyata tidak ada perbaikan, yang ada HANYALAH EKSPLOITASI. Alam mampu memperbaiki dirinya sendiri tanpa campur tangan manusia. Alam dengan siklusnya, kekuatannya, keindahannya, kehidupannya, telah ada tanpa campur tangan manusia. Kehidupan manusia dengan budayanyalah yang mampu memberikan kenyamanan hidup, hidup serasi bersama alam. … Dan semua yang diberikan Bumi itu gratis, Bumi tidak memungut bayaran kepada kita ….

Dan semua 2

Seperti Kurikulum pendidikan, hingga ada pepatah ” Ganti Menteri ganti Kurikulum “ , padahal pendidikan itu yang disitu-situ aja. Belajar dan mengajar, metode apapun yang diberlakukan tergantung pada pelajar dan pengajar. Karena proses itu alami adanya. Orangtua dalam mendidik anak dirumah tidak perlu kurikulum, tidak perlu metode ini-itu, karena secara alami manusia mampu belajar dari alam.

Mengganti dengan alasan memperbaiki, seperti pemilu langsung PILKADA, hingga ada keinginan untuk mengganti Presiden, Mengganti dengan Alasan Memperbaiki. Setelah tahu dan tidak sesuai harapan, akhirnya diganti lagi.

Jadi, kebanyakan dari kita tidak paham dan mengerti betul tentang sesuatu hal, seperti bengkel yang tidak tahu mekanik, mesin, sehingga hanya punya keinginan untuk mengganti. Mengganti dengan alasan memperbaiki.

Hanya sebuah pendapat Rare Angon dalam blog Nak Bali Belog. Marilah hidup serasi, selaras dengan alam, dengan cara menanam pohon.

G U E S T B O O K H E R E !!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s