Ngayah, Adat Bali Tak Tergantikan


NGAYAH. Ngayah sudah tidak asing bagi kerama Bali. Dimanapun mereka berada. Ngayah merupakan bagian dari hidup mereka, sudah mendarah daging pada kehidupan mereka. Sejak kecil, Rare Bali sudah diajarkan untuk Ngayah. Ngayah di banjar, Ngayah di desa, Ngayah di nyama braya dan di sekeha truna-truni. Ngayah sudah menjadi kebiasaan mereka, kerama Bali di pulau Dewata dan kini sudah di seluruh “Kerajaan Majapahit Modern” , Indonesia.

Ngayah, Adat Bali Tak Tergantikan. Sebuah harapan yang tidak mudah, yang tidak begitu saja dapat diwujudkan. Sebagian Kerama Bali telah menjalankan, melaksanakan dan mempertahankan Adat dan Kebiasaan mereka sebagai Orang Bali. Namun sebagian lagi, mereka telah tergerus kemajuan teknologi modern, mereka telah disibukkan “waktu-waktu mencari uang”, Ngayah bagi mereka adalah kebiasaan yang harus dilupakan. Buat apa Ngayah, Capek, dan nggak dapat apa-apa !!!

spanduk-nasional

Selamat Hari Raya Nyepi 1937

 

Ngayah erat kaitannya dengan ketulus-iklasan, kesadaran yang muncul dari dalam diri masing-masing, tidak ada keharusan, tidak ada paksaan, karena Ngayah adalah kerja tanpa pamrih. Kerja untuk Sosial, Kerja untuk Masyarakat. Kerja yang intinya tertuju untuk Tuhan Yang Maha Esa, Ida Hyang Widhi Wasa.

Orang Bali, saya dan kamu, dia dan  mereka mewarisi budaya-budaya yang amat luhur, yang penuh dengan kekuatan spiritual, yang selalu menuntun kita dalam penyerahan diri kepada Tuhan. Setiap hal sekecil apapun dalam Ngayah, tertuju pada-Nya. Rasa bakti pada Ida Hyang Widhi Wasa yang telah menciptakan kita, menghadirkan kita di dunia ini.

Selamat menyambut Tahun Baru Caka 1937, buat Umat Hindu di “Kerajaan  Majapahit Modern “ Indonesia.  Nyepi merupakan “ICON”  bagi umat Hindu di Indonesia yang dalam perkembangannya ini telah memiliki berbagai aliran. Kesepakatan Umat Hindu Indonesia dengan berbagai aliran ini telah ditandatangani. Lihat Piagam Kesepakatan Umat Hindu.

Mari Ngayah dalam perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1937 dimanapun kita berada. Sesuai Tema Nasional Nyepi 1937 ” PENYUCIAN DIRI DAN ALAM SEMESTA MENUJU PENINGKATAN KUALITAS KERJA ”

Om Svaha

(RANBB)

3 responses to “Ngayah, Adat Bali Tak Tergantikan

  1. Marvelous, what a webpage it is! This website presents valuable data to us,
    keep it up.

    Like

  2. Pingback: Kaya Buat Apa ? Toh Juga Ga di Bawa Mati ! | nakbalibelog

G U E S T B O O K H E R E !!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s