Pameran Batu Akik


Dalam Pemeran Batu Akik, banyak sekali dipamerkan Batu Akik. Batu Akik dari Sabang sampai Merauke, berjajar aneka jenis Batu Akik. Aneka Warna Batu Akik, bentuk dan jenisnya. Batu Akik yang dulu hanya dikenal dikalangan tertentu saja, kini telah menjamur, tua muda, laki perempuan, pengusaha, politikus, menteri, rakyat, ibu-ibu bapak-bapak, semua suka Batu Akik. Semua mengkoleksi Batu Akik. Batu Akik dengan jenis dan namanya, kini semakin populer,  ada Batu Akik Bacan, Batu Akik Ruby Merah Delima, Batu Akik Safir, Batu Akik Opal, Batu Akik Citrine, Batu Akik Topaz, Batu Akik Sulaiman, Batu Akik Combong, Batu Akik Badar dan lain sebagainya.

Ada cerita lucu dan menggelitik, sedikit porno. Pada Pameran Batu Akik yang dijaga oleh seorang perempuan. Pengunjung pameran banyak sekali yang penasaran dengan Batu Akik diatas. Disediakan lampu senter dan bilik sedikit gelap, agar pengujung dapat melihat, apa gerangan isi yang ada dalam Batu Akik-Batu Akik yang dipamerkan.

” Mas “, kata penjaga stan yang seorang perempuan. ” Suka Batu Akik ? ini sudah lengkap dengan ikatannya (cincin) dari bahan perak “, katanya menawarkan.

” Saya masih awam tentang Batu Akik, belum tau banyak tentang Batu Akik “, kata pengunjung tadi. “Mari Mas, saya tunjukkan, bagaimana cara mengetahui Batu Akik yang benar “ , lanjut penjaga stan. Lalu mereka berdiskusi panjang tentang Batu Akik. Mereka masuk kedalam bilik yang sedikit gelap, agar cahaya senter dapat dengan jelas menerangi Batu Akik tadi.

” Mas, dicoba dulu aja, ga beli ga apa-apa ” , kata penjaga yang perempuan.

” Wah lubangnya kecil ya Mbak “, kata si pengunjung

” Masukkan saja Mas, pelan-pelan, jangan dipaksa “, kata mbak nya

” Sudah,cuma muat setengah jari ku, lubangnya kecil ya”, sambung si mas

” Coba sedikit digoyang-goyangkan jarinya Mas, mungkin bisa masuk, pelan-pelan aja, saya bantu pegang ‘”, kata si mbak

Pengunjung yang lain, yang sedang melihat-lihat koleksi jadi terdiam, tersenyum dan penasaran …. ada apa di balik bilik yang gelap itu ?

” Mas jari tengahnya gede banget “, kata si mbak

” Iya, saya coba pake jari manis ya mbak, semoga bisa masuk ke lubangnya “, sahut si pengunjung. “Pelan-pelan Mas, lubangnya masih baru, nanti lecet ” , kata si mbak tadi.

Ini hanya cerita belaka, tidak ada kejadian yang mirip seperti ini, selamat berburu Batu Akik. (RANBB)

G U E S T B O O K H E R E !!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s