Boneka Garam


Boneka Garam

Suatu kali, sebuah Boneka Garam pergi untuk mengukur kedalaman laut agar ia dapat menceritakan kepada yang lain seberapa dalam lautan itu. Tapi pada saat masuk ke air, ia mencair sehingga tidak ada yang bisa melaporkan kedalaman laut.

            Sama seperti itulah mengapa tidak mungkin bagi siapapun untuk menggambarkan Tuhan. Setiap kali kita berusaha, kita melebur menyatu dengan lautan realitas-Nya yang misterius. Kita tidak bisa menggambarkan Brahman. Dalam Samadhi kita dapat mengetahui Brahman. Jadi Tuhan dapat diketahui melalui pengalaman langsung dalam samadhi (anubhava), tetapi pengalaman itu tidak dapat dijelaskan dengan nalar.

            Seseorang yang mengetahui Brahman akan menjadi Brahman (Gita 18.55) dan tidak dapat dijelaskannya, sama seperti boneka garam mencair di laut dan tidak bisa melaporkan kedalaman laut.

            Mereka yang bicara tentang Tuhan tidak memiliki pengalaman nyata. Demikianlah, Brahman hanya dapat dialami dan dirasakan. (dharmawacahaPHDITangsel)

Advertisements

G U E S T B O O K H E R E !!!

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s