Tag Archives: Religion and Spirituality

Sejarah Kelahiran Agama Besar Dunia

Sejarah Kelahiran Agama Besar Dunia. Ini adalah urutan kelahiran Agama-agama yang terkenal di Dunia. Perlunya sejarah, agar kita tidak dibohongi oleh pemuka-pemuka agama yang ingin meyakinkan para penganutnya, agama yang dianutnya adalah bukan berasal dari agama lokal. (Baca tentang Agama Lokal)

  •     Agama Hindu : 3102 sampai 1300 Sebelum Masehi, bermula sebagai agama lokal di India
  •     Agama Budha : Siddhartha Gautama (563 SM – 483 SM), bermula sebagai agama lokal di India
  •     Agama Kristen : Yesus Kristus – Orang Islam menyebutnya dengan Nabi Isa (6 SM-4 SM — 29-33 M ), bermula sebagai agama lokal di Nazareth, Israel
  •     Agama Islam : Nabi Muhammad (570 M – 632 M), bermula sebagai agama lokal di Mekah-Medinah, Arab Saudi

Catatan:
Kedjawen sudah ada sejak 4425 tahun Sebelum Masehi, http://akukejawen.blogspot.com/2010/08/sejarah-kelahiran-agama-agama-dunia.html

 Sejarah Agama Lokal

Continue reading →

Motivasi Jiwa Umat Hindu

Motivasi Jiwa Umat Hindu

Om Awighnamastu

Om Dhirgayurastu

Dehoo Deevalayah prooktoo, Jivoo Deevah sanaatah ‘Tubuh adalah pura dan Tuhan Yang Abadi bersemayam di dalamnya’ – Sad Guru

Aku bukan sekedar manusia, aku adalah perwujudan Tuhan – Sad Guru

Brahmavid Brahmaiva Bhavati ‘ Yang mengetahui Brahman sesungguhnya menjadi Brahman ‘ – Sad Guru

Artkel Motivasi Jiwa Hindu yang lain :

Ishvara sarva bhuutanam ‘Tuhan beresmayam dalam segala mahluk’ – Weda

Ishavasyam idam jagat ‘Seluruh alam semesta ini diliputi Tuhan’ -Weda

Ekam sat vipraah bahudhaa vadanti ‘Ia adalah Esa, hanya orang-orang suci bijaksana menyebut-Nya dengan banyak nama’ – Rg-Veda I.164-46

Tuhan tak akan mengubah nasibmu, jika kamu sendiri tak mau mengubahnya – Bhagavadgita sloka ke-3

Continue reading →

Manggala, Pinandita, Pemangku

Manggala, Pinandita, Pemangku

UDENG PEMANGKU

Pemangku Pura

TUGAS MANGGALA UPACARA
Sikap dan laksana manggala/pinandita atau pemangku agama Hindu pada waktu memimpin upacara.

A. PERSIAPAN
1. Memakai busana
a. Mawastra (memakai kain panjang)
Mantra : Om tas wastra mami, bhuda bhusana ya namah swaha.
b. Mekampuh (bentuk kain yang lebih kecil yang diikatkan pada pinggang diatas kain panjang)
Mantra : Om Kawacana mami Bhuda wisesa sudha nirmala ya namah swaha
c. Mapetet (memakai ikat pinggang dari kain yang menyerupai selendang)
Mantra : Om tas pragya mami bhuda sidhi ya namah swaha

Artikel Terkait Pinandita :

d. Makawaca (kain yang diikatkan di kepala sebagai penutup kepala/udeng)
Mantra : Om Hrung kawaca ya namah swaha.
2. Disiapkan sesaji dan air suci (pembersihan) ditempat memimpin upacara.
3. Disiapkan peralatan yang dihadapi oleh manggala upacara seperti :
a. Disebelah kiri sebuah tempat berisi kembang, air suci, bija dari beras, bajra/genta (kalaumempergunakan)
b. Disebelah kanan Disiapkan sebuah tempat berisi pasepan/padupaan dan sebuah tempat berisi air untuk mencuci tangan.
c. Di depan terdapat saji-sajian khusus untuk manggala upacara.

  1. Menaruh sesajen /banten di pelinggih.

Mantra : Om tamolah pancapacara guru paduka ya namah swaha
Om lingga purusa ya namah swaha

Continue reading →

Ajaran Abadi Upadesamrta

Ajaran Abadi Upadesmrta

Ajaran Abadi Upadesmrta

Upadesamrta, sebelas sloka dalam Bahasa Sanskerta yang merupakan inti sari cara mencapai kemajuan dalam bhakti tahap demi tahap dengan mengendalikan indera-indera dan pikiran, adalah hasil karya Srila Rupa Gosvami, salah seorang di antara murid-murid terkemuka Sri Caitanya Mahaprabhu (1486-1534).
Terjemahan dan penjelasan hasil karya Sri Srimad A.C. Bhaktivedenta Swami Prabhupada ini dapat dimanfaatkan sebagai pedoman dalam usaha mencapai tujuan tertinggi kehidupan manusia dengan cara menjadi gosvami dan penyembah murni Tuhan Yang Maha Esa.

Sebelas Sloka; Upadesamrta :

Sloka Satu
vaco vegam manasah krodha-vegam
jihva-vegam udaropastha-vegam
etan vegan yo visaheta dhirah
sarvam apimam prthivim sa sisyat

Orang bijak yang sanggup menahan dorongan untuk berbicara, permintaan-permintaan pikiran, tindakan-tindakan kemarahan dan dorongan-dorongan dari lidah, perut dan kemaluan, memenuhi syarat untuk menerima murid di seluruh dunia.
Continue reading →