Tag Archives: Toh Juga Ga di Bawa Mati !

Kaya Buat Apa ? Toh Juga Ga di Bawa Mati !

Kaya buat apa ? Toh juga ga di bawa mati ! , kalau bahasa Bali nya, “Sugih lakar anggon gene, mani mati sing kal ngaba kesugihan ! . Sering kita mendengar kalimat ini, baik dari teman, sodara, internet, candaan, warung kopi, pos satpam, entah bergurau atau serius. Namun sebenarnya kalimat ini menjadi semacam ‘sentilan’ bila diucapkan saat-saat warga sekitar kita sedang kerja bakti, atau ngaturangayahnamun kita berangkat kerja. Menjadi serba salah-lah kita, antara menjawab dengan serius atau dengan becanda.

Buat apa kaya ? Bila kita berpikir, hanya untuk diri sendiri mungkin saja benar, berpikir bahwa kekayaan itu hanya uang. menjadi semakin benar, sehingga buat apa kaya, toh juga saat meninggal kita tidak membawa apa-apa, hanya selembar kain yang membungkus tubuh usang ini. Continue reading →