Category Archives: Membangun Bali

Boneka Garam

Boneka Garam

Suatu kali, sebuah Boneka Garam pergi untuk mengukur kedalaman laut agar ia dapat menceritakan kepada yang lain seberapa dalam lautan itu. Tapi pada saat masuk ke air, ia mencair sehingga tidak ada yang bisa melaporkan kedalaman laut.

            Sama seperti itulah mengapa tidak mungkin bagi siapapun untuk menggambarkan Tuhan. Setiap kali kita berusaha, kita melebur menyatu dengan lautan realitas-Nya yang misterius. Kita tidak bisa menggambarkan Brahman. Dalam Samadhi kita dapat mengetahui Brahman. Jadi Tuhan dapat diketahui melalui pengalaman langsung dalam samadhi (anubhava), tetapi pengalaman itu tidak dapat dijelaskan dengan nalar.

            Seseorang yang mengetahui Brahman akan menjadi Brahman (Gita 18.55) dan tidak dapat dijelaskannya, sama seperti boneka garam mencair di laut dan tidak bisa melaporkan kedalaman laut.

            Mereka yang bicara tentang Tuhan tidak memiliki pengalaman nyata. Demikianlah, Brahman hanya dapat dialami dan dirasakan. (dharmawacahaPHDITangsel)

Catatan Perjalanan Akhir Tahun

Pergantian tahun 2016-2017 menjadi moment berlibur untuk keluarga kecilku. Kali ini liburan digabung dengan kegiatan menengok anakku yang sedang kuliah di Univ. Brawijaya Malang dan pelaksanaan upacara Mecaru Rsi Gana di rumah kelahiranku, Gianyar Bali. Persiapan telah dilakukan cukup lama, karena memang satu keharusan aku untuk pulang dan hadir dalam upacara besar di rumahku, sebuah acara untuk pekarangan rumah, Merajan dan lingkungan rumahku yang setelah 35 tahun baru bisa kami laksanakan lagi.

20161231_082052Liburan telah tiba. Bagaimana liburan akhir tahunmu ? tentu sangat menyenangkan ya.. libur bersama keluarga tercinta, bisa jalan-jalan menikmati indahnya negeri Nusantara ini. Berkendara dengan si Ava Hip Hip menjelajah kota-kota, memberikan pengalaman pada si buah hati akan arti petualangan. Pengalaman harus dicari dan pengalaman adalah guru. Ya, kami berpetualang sambil mencintai Indonesia, belum semua pulau yang kami bisa jelajahi dan nikmati keindahannya, kenapa harus ke luar negeri ? Inilah catatan kecilku selama liburan akhir tahun 2016-2017 dengan Penginapan murah dan nyaman selama kami menjelajahi kota-kota di Jawa dan Bali.

Liburan kami menempuh perjalanan sepanjang 2.864 km, melewati 30 an kota-kota besar dan kecil di pulau Jawa dan Bali. Berangkat dari Bintaro jakarta, masuk tol terpanjang saat ini, tol Cipali, keluar Brexit Brebes Exit. Kota pertama adalah Kota Tegal, selanjutnya Kota Pemalang, Kota Pekalongan, Kota Kendal tempat makan siang kami setiap perjalanan yaitu Monggo Moro, kemudian Semarang Jawa Tengah. Kota Malang adalah tujuan kami, karena di kota ini anak kami yang pertama sedang menuntut ilmu di Universitas Brawijaya. Jadi liburan kami nikmati bersama keluarga kecil secara lengkap. Perjalanan dengan si Ava Hip Hip belum bisa tembus sampai Malang, akhirnya kami bermalam di Kota Rembang, Penginapan murah dan nyaman di Rembang itu Hotel Tiara (cukup)

Continue reading

Kerjaku adalah Hobbyku

Kerjaku adalah hobbyku. Karena hobby menjadilah pekerjaan yang menghasilkan uang dan uang. Siapa yang menyangka bila hobby menjadi sebuah pekerjaan yang menghasilkan banyak uang ? Berawal dari hobby mancing menjadi seorang pemancing profesional, berawal dari hobby berpetualang akan menjadi seorang guide yang profesional dalam bidang berpetualang seperti menyelam, mendaki gunung, mengarungi jeram, pemanjat tebing yang semuanya adalah profesional dibayar dengan uang, jadi hobbyku adalah pekerjaanku.

Tak perlu mengecilkan hobby yang sedang Anda jalani saat ini. Telah banyak terbukti bahwasanya Hobby yang menghasilkan uang adalah sebuah pekerjaan. Memang awalnya adalah masih membatasi diri bahwasanya ini sekedar hobby, dibayar atau tidak , tidak jadi masalah. Karena hobby segalanya terasa sangat ringan dan menyenangkan. Dilain pihak orang menggunakan hobby Anda secara profesional. Nah… saat itulah Anda harus memperhatikan hobby Anda.

Continue reading

Ngayah Adalah Sebuah Proses

Ngayah adalah sebuah proses (opini nakbalibelog). Kita umat Hindu dimanapun berada sudah pasti mengenal istilah Ngayah, Ngaturangayah, Tedun Ngayah, atau bekerja bergotong-royong dalam menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan dalam suatu kegiatan keagamaan ataupun sosial budaya Bali lainnya. Ngayah, Ngaturangayah saat ini sepertinya sudah mulai efektif baik dari segi waktu pelaksanaannya maupun jenis pekerjaan yang dikerjakan oleh Pengayah (orang yang Ngayah). Bila dahulu orang Bali Ngayah bisa dari pagi-pagi buta hingga siang hari dan dilanjutkan pada malam hari, kini Ngayah lebih efektif, karena mulai jam 7 pagi hingga jam 10 saja. Kenapa ? Ya karena sebagian pekerjaan telah dilakukan oleh tenaga-tenaga profesional dibidangnya, berbeda dengan dulu, apa-apa dikerjakan secara bersama-sama.

Demikian pula dari segi pekerjaan yang dikerjakan, kini banyak menggunakan tenaga-tenaga profesional yang tentunya sangat membantu orang Bali dalam meng-efektif-kan waktunya dalam urusan Ngayah sehingga dapat difokuskan pada kegiatan bekerja mencari nafkah. Lebih-lebih kini segalanya dapat dibayar dengan uang, Ngayah pun dapat dibeli, Ayah-ayahan kita dapat diganti dengan sejumlah uang, dan kita terbebas dari kewajiban Ngayah. Entah sampai kapan ini akan terjadi, budaya Ngayah, Ngaturangayah mulai tergerus globalisasi, terpinggirkan oleh uang ….. Continue reading

Manfaat Pohon Bagi Kehidupan

SEPERTI KITA KETAHUI BERSAMA
POHON SANGAT BERMANFAAT BAGI KITA :
• UDARA SEJUK BERKAT PEPOHONAN
• MENGURANGI DAMPAK GLOBAL WARMING
• MENYERAP KARBONDIOKSIDA
• MENGHASILKAN GAS OKSIGEN O2
• MENYELAMATKAN LAHAN-LAHAN KRITIS

KAMI MENGAJAK ANDA UNTUK IKUT SERTA DALAM PENGHIJAUAN
MENANAM HUTAN UNTUK KEBUTUHAN INDUSTRI PERKAYUAN
MARI MILIKI BISNIS YANG MULIA INI
HANYA DENGAN MENANAM 12 POHON

paket 12 pohon

ANDA AKAN MEMILIKI MASA DEPAN KEUANGAN YANG CERAH
SECERAH ALAM KITA, HUTAN KITA
MASA DEPAN ANAK CUCU KITA
#SAVEHUTANALAM
#GERAKANAMANKANBUMI

HUBUNGI :
K-BUDIASA / 081294894000
WWW.INDONESIA.JABON.BIZ

Lintang Jugul

Walaupun anak Bali, lekad di Bali tur lakar mati di Bali, lahir dan besar di Bali belumlah tentu akan tahu semua istilah bahasa Bali. Kenapa berani bilang seperti ini ? Karena bahasa Bali dan bahasa apapun didunia memiliki kosa kata yang sangat sangat banyak. Bes Liu tur sing taen dingeh …. Terlalu banyak dan tidak pernah mendengar hal itu… Apalagi bahasa itu berkembang biak banyak bahasa gaul yang muncul dan menjadi trend di masyarakat…

Kemajuan teknologi seperti sekarang ini sangat membantu perkembangan bahasa, tidak terkecuali bahasa Bali. Saya sangat bangga dengan kreativitas orang Indonesia, seperti http://www.kwikku.com/front.php ini, ternyata ada bahasa Balinya … media sosial baru sepertinya buatan kita, menyertakan penggunaan bahasa Bali bagi penggunanya … Continue reading